twitter
googleplus
facebook
View Animations
  • Peta sumbawa kuno oleh Melvill van Carnbe e P Pieter Baron 1856

  • Istana Kesultanan sumbawa Kuno

  • Sultan Djalaluddin dengan para pengawalnya

  • Istri Sultan Sumbawa Bersamawa Keluarga

  • Pejabat Kesultanan sumbawa

  • Demung Camat Kepala Kampung

  • Kondisi Perkampungan Sumbawa Kuno

  • Rakyat Pulau Sumbawa

  • YUBILIUM 1946 Bertahtanya YM.Sultan Muhammad Kaharuddin lll

  • Sultan Sumbawa Bima, dan sukarno



Tampilkan postingan dengan label USB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label USB. Tampilkan semua postingan

Cara Membuat Partisi di USB Flashdisk



Secara default, Windows XP dan Vista mendeteksi flashdisk sebagai removable media dan mereka (Windows XP dan Vista) menganggap harddisk sebagai Fixed disk, sehingga kita harus merubah format flashdisk dari yang tadinya removable media ke fixed disk agar dapat di partisi sebab removable media tidak dapat dipartisi oleh windows.

Sebelumnya, saya menekankan bahwa cara di bawah ini mungin tidak bekerja pada flashdisk dengan merek2 tertentu dan saya menyarankan agar semua data yang ada di flashdisk di backup terlebih dahulu.

Langsung saja, ikuti petunjuk berikut:

1. Download software Lexar pada link berikut ,Lexar Tools dan kemudian ekstak di komputer anda.

2. Colokkan flashdisk ke komputer dan jalankan software lexar yang sudah diekstrak tadi.

3. Pilih opsi Flip Removable Bit



4. Kemudian cabut flashdisk dari komputer dan kemudian colokkan lagi. Sekarang flashdisk terdeteksi Windows sebagai fixed disk (bukan removable disk). Anda dapat mengeceknya dengan klik kanan pada flashdisk dan klik Properties.

Membuat Partisi di Flashdisk

Nah tadi format flashdisk sudah diubah ke fixed disk, sekarang kita buat partisinya.

1. Klik menu Start pada Windows, klik Run dan ketik diskmgmt.msc kemudian tekan Enter.

2. Akan muncul jendela Disk Management, dari situ klik kanan pada flashdisk anda seperti pada gambar di bawah yaitu USB(F:) dan klik Delete Partition.



3. Klik kanan flashdisk anda dan pilih New Partition



4. Pada New Partition Wizard, buat “Primary Partition” dan pastikan isian pada Partition Size harus lebih kecil daripada kapasitas flashdisk sebab akan disisakan untuk membuat partisi ke dua. Setelah itu klik Next



5. Pada Wizard berikutnya, berikan lokasi usb anda (nama) yang nantinya akan terbaca di Windows anda (Contoh: D, E, F, G) dan setelah itu format partisi yang telah dibuat ke FAT32.

6. Setelah partisi pertama selesai dibuat, anda bisa membuat partisi yang kedua dengan mengulangi cara no 3 sampai 5 pada kapasitas flashdisk yang masih tersisa



Nah jika sudah selesai membuat semua partisi di flashdisk, klik My Computer, dan Windows telah mendeteksi partisi di flashdisk sebagai disk yang terpisah layaknya harddisk di komputer anda


Cara Membersihkan Virus usb/Flashdisk Secara Manual


Pada artikel ini akan dibahas tentang cara menghapus virus secara manual di flashdisk dan mengembalikan file yang telah terinfeksi virus tanpa menggunakan anti virus. Mengapa kita perlu mempelajari hal ini? Sebab saat ini kemunculan virus-virus baru sangat cepat sedangkan riset antivirus masih belum dapat mengcover seluruh virus-virus baru yang muncul. Ini sangat masuk akal sebab kebanyakan dari kita malas untuk mengirimkan file-file yang dicurigai sebagai virus (virus suspected) ke lab antivirus. Misalkan saja PCMAV, antivirus ini seringkali mencurigai sebuah file sebagai virus tetapi berapa banyak dari kita yang mau mengirimkan file-file ini ke lab PCMAV untuk dianalisa. Maka jangan heran kalau sampai beberapa versi masih saja belum dapat membasmi virus tersebut sebab belum ada yang melaporkan.

Langkah-langkah membasmi virus di flashdisk

1. Pastikan dulu bahwa komputer yang anda gunakan telah terbebas dari virus, sebab jika komputer anda telah terinfeksi virus maka percuma saja sebab flashdisk akan segera terinfeksi virus kembali. Tips-tips ini hanya untuk membersihkan virus di flashdisk dan mengembalikan filenya, bukan untuk membersihkan virus yang sudah menginfeksi komputer. Kapan-kapan penulis akan membahas artikel tentang hal ini, sebab persoalannya jauh lebih kompleks.


2. Hati-hati dalam membuka flashdisk, virus sebenarnya tidak langsung menginfeksi komputer sesaat ditancapkan di usb, jangan sekali-kali klik dua kali icon flashdisk di my computer atau melihat file secara thumbnail misalkan untuk melihat preview gambar sebab hal-hal tersebut dapat memicu virus untuk di eksekusi. Untuk keterangan lebih lanjut anda dapat membuka artikel tentang Mencegah Virus Tanpa Antivirus. Jika anda ingin melihat file dalam flashdisk, buka My Documents atau My Computer kemudian klik toolbar folders.
Bukalah flashdisk dari pencabangan di samping sebelah kiri, dengan cara ini script autorun tidak langsung dieksekusi sehingga virus tidak langsung menginfeksi.
3. Langkah berikutnya adalah mengubah seting eksplorer agar dapat melihat hidden file dan system file. Hal ini berguna untuk melihat barangkali ada file virus yang tersembunyi.caranya adalah klik menu Tools > Folder Options, klik tab View, pilih Show Hidden Files and Folders dan hilangkan checkbox Hide Proteced operating system files (recomended). Kalo folder option tidak muncul berarti komputer anda telah terinfeksi virus sebelumnya.
Folder dan dokumen yang berwarna pudar adalah dokumen dan folder anda yang asli yang disembunyikan oleh virus, sedangkan yang tampak adalah virusnya, ketika anda klik dua kali folder dan dokumen yang palsu ini maka virus akan menular ke PC anda kemudian virus membuka dokumen yang tersembunyi ini agar muncul dokumen asli sehingga anda tidak curiga.
4. Anda dapat menghapus satu-persatu file virus ini jika tidak terlalu banyak, tetapi jika file anda terlalu banyak dan terdapat banyak juga subfolder didalamnya maka anda dapat menggunakan search dari start menu. Dari start menu klik search kemudian pilih All file and folders. Perhatikan gambar dibawah, selanjutnya klik More advance option, beri tanda centang di Search hidden files and folders. Pastikan tiga opsi pertama diberi tanda centang. Pilihlah drive flash disk di bagian Look in: misalkan saja Removable Disk

º Untuk menghapus virus bertipe file aplication tulis ".exe di bagian pencarian kemudia klik search. Maka nanti akan muncul semua file yang berekstensi exe atau aplication. Blok semua file tersebut kemudian hapus. Jika anda menyimpan program dalam flashdisk maka anda harus selektif dalam menghapus file. Anda hanya boleh menghapus file yang memiliki icon bergambarkan folder atau dokumen.
º Selain berbentuk aplikasi, virus kadang juga memiliki ekstensi berupa screensaver. Tulis *.scr dibagian pencarian kemudian klik search, hapus semua file yang memiliki icon folder dan dokumen.
º Untuk menghapus virus VB script tulis *.vbs di pencarian, hapus semua file yang muncul. File ini memiliki icon yang berwarna biru dan biasanya tersembunyi.
º Berikutnya hapus file script autorun.inf atau autorun.ini dengan cara search file-file tersebut. File-file ini biasanya juga tersembunyi, ia hanya sebagai pemicu agar virus dijalankan secara otomatis ketika icon flashdisk di klik dua kali di My Computer.
º Berikutnya hapus file Thumbs.db , file ini adalah penyimpanan sementara preview gambar jika anda melihat file secara thumbnail. File ini biasanya muncul lagi ketika anda melihatnya secara thumbnail. File ini juga bisa sebagai pemicu untuk menjalankan file virus. Jadi sebaiknya anda jangan melihat file gambar secara thumbnail dari flashdisk

5. Setelah anda menghapus file-file virus tersebut, langkah berikutnya adalah mengembalikan dokumen-dokumen yang tersembunyi. Anda tidak dapat mengembalikan file tersembunyi ini dari explorer sebab biasanya atribut filenya hidden dan system sekaligus. Anda sebenarnya bisa membuka file ini di komputer yang opsi hidden dan systemnya sudah tampak. Tetapi jika anda ingin mengembalikan agar file-file tersebut normal kembali anda bisa menggunakan command prompt seperti berikut
Klik start > All Programs > Accessories > Command Prompt
Ketik F: kemudia enter (tergantung drive letter dimana flashdisk anda berada) jika di G maka ketik G: kemudian enter
Ketik attrib -s -h /s /d kemudian enter, tunggu beberapa saat sampai selesai, ini mungkin makan waktu agak lama tergantung banyaknya file anda
6. Kasus-kasus tertentu kadang virus tidak menyembunyikan dokumen anda, tetapi menggabungkan dengan file virus tersebut. Ciri-ciri virus ini anda tidak menemukan file anda bahkan pada file yang tersembunyi sekalipun, sedangkan ciri yang lain ukuran file virus berbeda-beda, ini dikarenakan dokumen anda tadi disatukan dalam file exe tersebut. Untuk memisahkannya ini sangat sulit. Tetapi anda masih punya harapan dengan teknik mengembalikan file yang terhapus. Dokumen asli anda sebenarnya dihapus oleh virus, kemudian virus membuat salinannya yang telah digabungkan dengan file exe.
7. Kasus yang lain adalah kadang ada virus yang menggabungkan diri dengan file aplikasi (exe) yang ada di flashdisk. Hal ini sangat sulit secara kasat mata untuk dibedakan. Jadi sebaiknya memang anda tidak menyebarkan program melalui flashdisk. Lebih aman menggunakan CD atau DVD. Jika anda mengetahui betul ukuran file aplikasi yang normal, maka anda akan menemukan file yang terinfeksi berukuran lebih besar dari yang biasanya. Cara yang lain anda juga dapat melihat detail version file exe tersebut dengan cara klik kanan file aplikasi tersebut > Properties > tab Version. Silahkan teliti filenya terutama Company nya apakah berubah atau tidak. Tetapi ini juga belum menjadi jaminan sebab virus bisa saja menyalin informasi ini


Kingston DataTraveler 5000 256-bit AES


Dengan enkripsi 256-bit AES Jika anda menginginkan agar data anda dalam usb selalu aman, maka solusi untuk menggunakan Kingston DataTraveler 5000 ini mungkin sangat cocok untuk anda, dengan demikian, apabila data anda kecurian, hilang, tertinggal dimeja, anda dapat memastikan kalau data anda tidak akan pernah berhasil dikopi oleh si pencuri data, mengapa demikian ? karena dalam USB ini sudah dilengkapi pengaman enkripsi yang akan mengacak dan mengenkripsi data anda tentunya dengan enkripsi tingkat tinggi.


Enkripsi yang digunakan kingston kali ini adalah menggunakan 256-bit AES sebuah metode enkripsi yang sangat sulit untuk dipecahkan atau membutuhkan waktu yang sangat lama untuk membuka data anda dengan enkripsi ini,Sebagai tambahan, untuk lebih meyakinkan keamanan data anda, usb ini juga telah dilengkapi dengan sertifikasi FIPS 140-2 Level 2 sementara masih pending untuk Level 3dan menggunakan metode XTS cipher dengan algoritma elliptic curve cryptography (ECC) yang sudah di sertifikasi oleh pemerintahan U.S. Nantinya usb ini akan tersedia dalam ukuran 2GB, 4GB, 8GB dan juga 16GB, Kingston DataTraveler 5000 ini akan berharga $111, $185, $231 dan juga $400.

Kingstone

Avast Anti Virus For Usb


Dari Beberapa pengalaman yang terjadi Penyebaran Virus Ke PC/laptop rata²di sebabkan oleh USB Flash disk dan banyak sekali anti virus USB flash disk salah satunya
Anvast anti virus. buat flashdisk yang bisa buat kamu nyaman dan tidak takut lagi sama yang namanya virus yang bakal mengendap di usb.Anti virus ini tidak perlu di install hanya cukup anda copy saja di flashdisk??anti virus ini bisa anda jalakan langsung di flashdisk simple bukan,ya hampir Sesimple flashdisk yang bisa anda bawa kemana - mana.



Anvast anti virus mungkin sebagian dari anda sudah mengenal nama ini,anti virus ini memiliki reputasi yang mengagumkan yang bisa mendeteksi virus lokal yang tidak terdeteksi anti virus.
File zize:398 KB
klik di sini

Mengatasi USB Flashdisk Disable atau Write Protected


Tips ini mungkin akan berguna jika suatu saat kita mengalami FlashDisk atau Hardisk Eksternal dengan kabel USB tiba-tiba tidak dapat digunakan, mungkin di disable aksesnya atau muncul pesan Write-Protected. Jika mengalami masalah seperti ini, atau mungkin ingin menonaktifkan penggunaan USB di komputer anda dan membatasi aksesnya, bisa dicoba tips dibawah ini.

Minimal ada 2 hal yang bisa menyebabkan media penyimpan USB tidak dapat diakses, pertama memang aksesnya di disable dan yang kedua, aksesnya di proteksi, biasanya akan muncul pesan bahwa “The disk is write-protected”. semuanya bisa diatur melalui registry windows.
This Disk is Write-Protected

Pada kondisi ini, USB masih bisa dibaca, tetapi tidak bisa ditulis atau untuk menyimpan data. Jika mengalami kejadian ini, maka coba ikuti tip berikut:

1. Buka Registry Editor (Start Menu > Run, ketik: Regedit, kemudian tekan enter atau klik OK)
2. Cari Key dibawah ini:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies
3. Jika di panel bagian kanan ada WriteProtect, double click dan dibagian value data isikan 0 atau hapus WriteProtect tersebut atau bisa juga hapus key StorageDevicePolicies. Kemudian refresh (View > Refresh)
4. Coba lepas USB Flash Disk dan ulangi copy datanya.

Sebaliknya, untuk membatasi pengguna komputer agar tidak bisa menulis, mengcopy atau memindah data di flash disk, maka bisa dilakukan dengan tips yang ini:

1. Buka Registry Editor (Start Menu > Run, ketik : Regedit, kemudian tekan enter/klik OK)
2. Cari Key (mirip folder) berikut
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control
3. Buat key baru (klik kanan dan pilih menu New > Key, kemudian beri nama StorageDevicePolicies
4. Kemudian buka key StorageDevicePolicies tersebut dan klik kanan pilih New > DWORD Value beri nama WriteProtect
5. Double click WriteProtect tersebut, di bagian value data dan isi dengan nilai 1. Klik OK

Selain CurrentControlSet, pengubahan juga harus dilakukan di key ControlSet001, ControlSet002 dan seterusnya jika ada. Jadi bisa di cek di Key berikut :

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\StorageDevicePolicies HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\StorageDevicePolicies

Setelah di set seperti diatas, maka semua user yang menggunakan komputer tersebut tidak dapat menyimpan, mencopy atau memindah data ke USB Flash Disk, tanpa harus merestart komputer terlebih dahulu. Sehingga muncul pesan disk write-protected seperti diatas. Tips ini dapat berjalan di Windows XP SP2 and SP3, Windows Vista, Windows Server 2003 dan 2008.

USB Mass Storage tidak berfungsi (Disable)

Cara yang ini jika media penyimpan eksternal seperti USB Flash Disk, hardisk Eksternal dan sejenisnya tidak bisa diaktifkan atau di disable. Jika mengalami hal ini maka coba tip berikut:

1. Buka Registry Editor ( Start Menu > Run, ketik: Regedit, kemudian tekan enter/klik OK)
2. Cari Key berikut :


HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\UsbStore
3. Di panel bagian kanan double klik Start, ganti isinya (Value data) dengan 3 untuk mengaktifkan USB storage, jika isinya 4 maka Removable USB mass storage akan di disable.

Jika efeknya tidak langsung terlihat, maka Restart komputer terlebih dahulu. Tips ini dapat diterapkan di Windows Vista, XP, Windows Server 2008, 2003 dan 2000.

Cara mengganti Wallpaper USB


mungkin dari sebagian sobat ada yang suka menggunakan wallpaper atau background pada usb (flashdisk), resikonya sih, agak ribet saat kita membuka dan mencari file.

nah ini ada sedikit tips, gimana cara membuat background pada usb dengan gambar-gambar favorite sobat. coba copy file berikut :


setelah dicopy kemudian paste kedalam texs documen atau notepad dan kasih nama file "desktop.ini"(tapa tanda kutip)

trus siapkan image yang mau dijadikan background, ganti nama file atau rename dengan nama cover

kalo dua-duanya sudah siap, copy file desktop.ini dan cover lalu paste pada usb atau flashdisk dan yang terakhir di refresh, maka nongol backgroud yang di buat tadi.

catatan :
background bisa dibuat dalam setiap folder di dalam usb

USBDeview


Kalau hanya satu perangkat USB yang terpasang di komputer, mungkin kita tidak akan bingung. Tapi bagaimana kalau perangkat USB yang terkoneksi di komputer ada beberapa?

Dengan tool gratis dan berukuran ringan ini, Anda tidak perlu bingung. USBDeview akan menampilkan daftar perangkat yang tertanam pada USB lengkap dengan nama perangkatnya.


UBSDeview akan memudahkan Anda dalam men-disconnect perangkat yang Anda inginkan, karena Anda dapat mudah menemukan perangkat tersebut di daftar.

File size: 60 KB (freeware)
Sistem operasi: Windows 2000/XP/Vista


Merubah USB 1Gb menjadi 2GB



DOWNLOAD dulu file

trus extract filenya kedalam flashdisk yg mau di upgrade.


>extract file yg kalian dunlut...
>format FD ubah format dari fat32 ke fat(default) dari pc kalian...eklplore klik kanan propertise format ke fat(default) centang quick format klik OK
>jalankan app 1GB_to_2GB select di drive mana FD kamu berada misal di H:\ klik fix.

Cara Memperbaiki USB Flash Disk Yang Rusak

USB flash disk saat ini menjadi peralatan wajib bagi sebagian orang yang sering menggunakan komputer. Dari hari ke hari harga flash disk selalu mengalami penurunan, bahkan saat terjadi krisis global seperti saat ini, harga flash disk tetap terjun bebas di pasaran komputer. Bahkan di pameran komputer terakhir, sebuah flash disk dengan kapasitas 4 GB dapat anda miliki cukup dengan 90 ribu rupiah saja, waw dashyat bukan. Bayangkan saja dengan saat 4-5 tahun yang lalu, saat itu flash disk dengan kapasitas 128 MB saja harganya bisa mencapai 200 ribu rupiah.yah semoga saja saja 4 tahun yang akan datang flash disk sudah bisa diecer dengan harga murah di toko kecil seperti halnya disket..wexxxxx. Tapi bagaimana jadinya jikia flash disk anda yang baru saja anda beli dan anda nikmati beberapa bulan ternyata mengalami masalah seperti tidak terdetek di windows, ataupun masalah lainnya. Oke kali ini saya akan membahas salah satu permasalahan kerusakan yang sering terjadi pada usb flash disk kesayangan anda. Kejadiannya seperti ini, saat anda mencolokkan flash disk , flash disk tsb terdetek di kompi anda. Tapi saat dibuka, yang muncul malah pesan "please insert disk to drive I:". Lalu saat di klik kanan kapasitasnya jadi 0 KB. Trs pas diformat, lah kok tampilan buat formatnya gak muncul. Wah gawat nih..jangan2 flash disknya sudah almarhum.
Tenang saja ada solusinya kok...lalu solusinya bagaimana?
Anda cukup download program HP USB DISK STORAGE FORMAT TOOL.
Download

USB Safely Remove





Tepat tanggal 7 Mei kemarin USB Safely Remove kembali melakukan revisi untuk softwarenya. Sehingga untuk versi kali ini menjadi USB Safely Remove 4.3.2.950, dimana pada versi ini, telah dilakukan beberapa perbaikan dan bug-bug yang terdapat pada versi sebelumnya. USB Safely Remove 4.3.2.950 ini merupakan salah satu tool yang memudahkan kita untuk melepas media-media yang bersifat USB secara aman dan cepat hanya dengan sekali klik saja. Sehingga dengan software ini flashdisk, memory atau sebagainya menjadi tahan lama dan awet. Karena jika kita langsung mencabut tiba-tiba media USB yang sedang tertanam di komputer kita, tentu saja media USB tersebut akan cepat rusak dan tidak awet. Salah satu keunggulan dari software ini adalah ketika kita tidak bisa menghentikan proses dari suatu media yang sedang berjalan, kita dapat fitur forced stop, yaitu menghentikan proses dari media tersebut dengan aman.









Versi uji coba tidak terbatas, sehingga Anda dapat menggunakan semua fitur yang selama 30 hari pertama.
Download

USB 3.0 Lebih Cepat


Intel telah mendemonstrasikan kehebatan USB 3.0. Sambungan ini bisa menyalurkan data sepuluh kali lebih cepat dengan USB 2.0 yang sekarang beredar di pasaran. Kehebatan ini tampil dalam pameran Consumer Electronic Show di Los Angeles.

Secara teori USB 3.0 ini bisa menyalurkan data dengan kecepatan maksimal 5 Gigabit per detik. Bandingkan dengan USB 2.0 kecepatannya 480 Megabit per detik. Hebatnya lagi colokan USB 3.0 ini bisa melakukan itu mengirim dan menerima data secara bersamaan (full duplex). Berbeda dengan USB 2.0 yang cuma hal duplex.
Dengan kecepatan itu maka USB 3.0 jauh lebih hebat dari eSATA dan Firewire 800. Firewire 800 ini cuma bisa trnsfer data dua arah secara simultan dengan kecepatan 800 Megabit per detik.

Sayangnya, USB 3.0 ini belum bisa dijual dalam waktu dekat. Menurut USB Implementer Forum, “Pada 2006 saja beredar 2 miliar peranti jenis USB 2.0″. Jadi, rencananya USB 3.0 baru akan diluncurkan pada 2010. Ini artinya menunggu USB 2.0 berumur sepuluh tahun karena teknologi ini diluncurkan pada 2000.

Seiring dengan masuknya tahun 2009, teknologi Universal Serial Bus (USB) memasuki era baru. USB 2.0 yang sekarang dipakai disebut juga Hi-Speed USB dengan kecepatan sebesar 1.5 Mbps untuk low-speed, full-speed sebesar 12 Mbps dan high-speed sebesar 480 Mbps. Teknologi USB 3.0 yang mulai dilansir secara resmi oleh USB 3.0 Promoter Group mampu mendukung rata-rata data hingga 5 Gbps atau 10 kali lipat dibanding USB 2.0. Atau teknologi ini disebut juga Super-Speed USB.

USB 3.0Meskipun USB 3.0 merupakan teknologi baru tapi masih menggunakan kabel yang tidak berbeda dengan USB 2.0 atau kompatibel dengan versi sebelumnya. Hal ini menjadi penting karena 2 milyar perangkat USB telah diedarkan pada tahun 2006 saja. Teknologi ini memakai 6 sinyal yatu 4 sinyal untuk jalur data SuperSpeed, 2 untuk jalur data non-SuperSpeed.

Tapi tunggu dulu untuk dapat menikmati teknologi ini tunggu sampai pertengahan 2009. Perangkat penyimpanan data seperti flashdrive, hard disk eksternal, kamera digital,camcoder dan pemutar media digital merupakan produk pertama yang akan menggunakan teknologi USB 3.0.

Cara Membuat Partisi dalam Flashdisk USB

Anda pernah berandai-andai bisa membuat partisi dalam flashdisk USB Anda? Kali ini, dengan mengikuti panduan di bawah Anda akan bisa melakukannya sendiri. File yang akan kita gunakan ini baru bisa didukung oleh Windows XP, dari sononya nggak ada keterangan lebih lanjut tentang Windows Vista ataupun Linux, maaf..Panduan ini sekaligus menjadi jawaban dari permintaan rekan Otakanan001 yang rajin belajar TI Setelah googling dapetlah ringkasan berikut ini.

Cara Kerja
Sebelumnya, saya akan sedikit berikan penjelasan bagaimana logika kerja praktek kita kali ini. Biasanya, Flashdisk USB dideteksi oleh WindowsXP/Vista sebagai Removable Media, mirip seperti CD dan DVD yang bisa dicopot dan dicomot. Oleh karenanya Windows tidak akan menampilkan lebih dari satu partisi Flashdisk. Begitu juga, pengguna tidak diberi pilihan untuk membuat partisi baru dalam Removable Media. Namun, logikanya jika kita bisa membuat Windows mampu mendeteksi Flashdisk USB sebagai Fixed Drive seperti layaknya Harddisk, pengguna dapat membuat multi partisi dalam Flashdisk tersebut. Windows secara otomatis juga akan bisa mendeteksi dan menampilkan partisi tersebut.
Untuk melakukan proses ini, kita perlu membalik Removable Media Bit (RMB) dalam device USB. Inilah yang akan memberitahu kepada Windows bahwa Flashdisk yang kita pakai adalah Fixed Disk, bukan Removable Media. Setelah proses pembalikan bit ini berhasil, Anda akan bisa membuat partisi dalam Flashdisk USB.

DisclaimerSebelumnya perlu saya sampaikan bahwa tidak ada jaminan bahwa tool yang dipergunakan dalam panduan ini dapat bekerja baik pada semua flashdisk dan justru mungkin menyebabkan flashdisk rusak. Tidak ada garansi samasekali, pergunakan dengan hati-hati dengan resiko Anda tanggung sendiri. Saya sarankan Anda untuk mem-backup semua data sebelum memulai proses berikut ini.
Proses pembuatan partisi dalam Flashdisk USB.

A. Membalik RMB Flashdisk
1. Download file BootIt tool dan extract ke dalam PC AndaTancapkan Flashdisk Anda dan jalankan BootIt.exe
Download
2. Pilih Flip Removable Bit:

3. Cabut flashdisk, dan tancapkan kembali. Sekarang seharusnya Flashdisk Anda akan terdeteksi sebagai Fixed Disk (bukan sebagai removable disk). Anda dapat memeriksanya dengan mengklik kanan Flashdisk dan lihat di Device Properties.

B. Membuat partisi dalam Windows
Langkah berikut ini mensyaratkan Anda sudah membalik RMB Flashdik seperti disebutkan dalam langkah A. di atas.
1. Pilih Start > Run, ketik diskmgmt.msc [OK]
2. Dalam jendela Disk Management, klik kanan Flashdisk Anda dan pilih Delete Partition


3. Klik kanan Flashdisk Anda kembali dan pilih New Partition


4. Ikuti langkah dalam New Partition Wizard dan buat ‘Primary Partition’. Saat berada pada pilihan Partition Size, Pastikan Anda memasukkan nilai yang lebih kecil dari



5. Lanjutkan Wizard, memberi Pilihan Abjad dan memformat partisi. Saya merekomendasikan FAT32. 6. Setelah selesai membuat partisi pertama, Anda dapat menambahkan partisi tambahan dengan mengulangi langkah 3 hingga 5 pada space kosong yang tersisa dalam flashdisk.


6. Lanjutkan Wizard, memberi Pilihan Abjad dan memformat partisi. Saya merekomendasikan FAT32. Setelah selesai membuat partisi pertama, Anda dapat menambahkan partisi tambahan dengan mengulangi langkah 3 hingga 5 pada space kosong yang tersisa dalam flashdisk.


Setelah selesai membuat partisi pertama, Anda dapat menambahkan partisi tambahan dengan mengulangi langkah 3 hingga 5 pada space kosong yang tersisa dalam flashdisk.
Mudah bukan? Sekarang Anda bisa mengembangkan penggunaan Fixed Disk ala Flashdisk yang barusan kita buat untuk sesuai keperluan kita masing-masing. Termasuk salah satu kelebihannya, Autorun bawaan Windows ga bakal sering muncul tiap kali kita masukkan Flashdisk. Nah, sekarang tinggal mau Anda gunakan untuk apa?

KETERANGAN (thanks to jaringandingin):
Jika karena sesuatu dan lain hal Anda pengen mengembalikan flashdisk dari Fixed Disk ke kondisi semula, caranya cukup gampang:

1. Klik kanan pada Bootlt.exe, pilih Run As > Administrator. Di sini Anda (mungkin) akan diminta konfirmasi dan perlu menyediakan password Administrator.
2. Pilih drive flashdisk anda > klik tombol Flip Removable Bit.
3. Cabut flashdisk dan colokkan kembali. Sekarang Flashdisk Anda akan kembali menjadi Removable Disk.

Tips Membuat Password di USB

Caranya mudah aja kok…ikutin saja cara-caranya. Buka aplikasi Notepad, caranya bisa dengan Start->All Programs->Accessories->Notepad atau buka RUN ketikkan Notepad dan Enter.Copy dan paste script berikut ini di Notepad.

Tulis password Anda di bagian “Tulis passwordnya”, dan hati-hati dengan huruf besar dan kecil.
Simpan file dengan memilih tipe all files, beri nama “passwordfd.vbs” (tanpa tanda kutip)

Setelah selesai, untuk pengaturan otomatis setelah flashdisk dimasukan di PC, buka Notepad baru lagi, dan copy paste script berikut :

[Autorun]
shellexecute=wscript.exe passwordlock.vbs
action=Flashdisk sudah pakai password

Di bagian script action di atas dapat diubah sesuai dengan keinginan Anda
Simpan file dengan memilih tipe all files, beri nama “autorun.inf” (tanpa tanda kutip)

Kemudian pindahkan kedua file yakni autorun.inf dan passwordfd.vbs ke flashdisk Anda.

Langkah terakhir, sembunyikan file autorun.inf dan passwordfd.vbs dengan cara klik kanan pada masing-masing autorun.inf dan passwordfd.vbs lalu pilih properties centang kotak yang ada di tanda hidden. Selesai…


Ubuntu 10.04 Lucid Lynx – Setting Modem USB HSDPA

Ubuntu 10.04 Lucid Lynx merupakan Rilis terbaru dari Distro Ubuntu, distro ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan rilis sebelumnya terutama dalam Long Term Supportnya (LTS).

Bagi sebagian pengguna, kemudahan dalam menggunakan Operating System menjadi salah satu syarat dalam memilihnya. Selain kehandalan & ketangguhan, dituntut pula kemudahan dalam melakukan koneksi ke Internet, oleh karena itu kemampuan dalam mendeteksi perangkat untuk akses internet seperti Modem USB merupakan syarat utama yang tidak bisa ditawar lagi.

Ubuntu 10.04 Lucid Lynx mampu menghadirkan kemudahan dalam mendeteksi Modem USB dan membuatnya terkoneksi ke Internet dengan mudah, tanpa harus ribet melakukan setting manual yang bagi End User cukup merepotkan.




Salah satu Modem USB HSDPA yang mampu dideteksi dengan baik oleh Ubuntu 10.04 Lucid Lynx adalah Modem Bandluxe C270, modem ini pada saat dikoneksikan ke komputer yang menggunakan OS Ubuntu 10.04 Lucid Lynx langsung bisa dikenali sebagai USB Storage, kemudian setelah di eject dan dilakukan setting APN maka komputer bisa langsung terkoneksi dengan baik ke Internet.

Untuk mudahnya dibawah adalah langkah-langkah dalam memasang Modem USB Bandluxe C270 Di OS Ubuntu 10.04 Lucid Lynx.


Langkah pertama setelah mecolokan modem USB kemudian klik kanan ikon USB dan klik eject -> lalu Klik -> System->Network Connection, kemudian pilih Tab Mobile Broadband dan klik -> Add.


kemudian setelah tampak Modem Anda terdeteksi silahkan lanjutkan ke proses berikutnya yaitu memilih negara, operator yang dipergunakan dan setting APN.









 

Free Software

Offical Blog

Open Profile