twitter
googleplus
facebook
View Animations
  • Peta sumbawa kuno oleh Melvill van Carnbe e P Pieter Baron 1856

  • Istana Kesultanan sumbawa Kuno

  • Sultan Djalaluddin dengan para pengawalnya

  • Istri Sultan Sumbawa Bersamawa Keluarga

  • Pejabat Kesultanan sumbawa

  • Demung Camat Kepala Kampung

  • Kondisi Perkampungan Sumbawa Kuno

  • Rakyat Pulau Sumbawa

  • YUBILIUM 1946 Bertahtanya YM.Sultan Muhammad Kaharuddin lll

  • Sultan Sumbawa Bima, dan sukarno



MUI: Pecat Kepala KUA yang Menikahkan Pasangan Lesbi

JAKARTA- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Amidhan, mengatakan, lolosnya pernikahan pasangan sejenis di Kantor Urusan Agama (KUA) Seibeduk, Batam, Kepulauan Riau merupakan kecerobohan. Menurutnya, kesalahan tersebut tidak dapat ditoleransi karena persyaratan untuk menikah mestinya dilakukan pemeriksaan mulai dari tingkat desa.
“Jika memang terbukti (menikahkan pasangan sejenis), pecat Kepala KUA nya. Ini selain melanggar Syariat Agama Islam juga bertentangan dengan Undang-undang perkawinan,” kata Amidhan.
Dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan disebutkan, perkawinan merupakan ikatan lahir batin antara seorang pria dan perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga.
“Jika petugas menikahkan pasangan sesama laki-laki atau perempuan, jelas ini merupakan pelanggaran,” tegasnya.
Agar dapat menikah, pasangan calon pengantin harus mendapatkan pengantar dari desa yang menerangkan jenis kelamin maupun statusnya. Hal itu bertujuan untuk menghindari pemalsuan atau manipulasi data yang masuk ke KUA.
“Mestinya petugas mempunyai waktu 10 hari untuk meneliti berkas-berkas persyaratan yang diajukan,” tambah Amidhan Jika terbukti proses pernikahan sejenis antara Angga Soetjipto (23) dan Ninies Ramiluningtyas (41), menggunakan jalur ekspres tanpa menyertakan dokumen pengantar dari RT/RW setempat, maka kuat dugaan terjadi praktik suap menyuap agar dapat lolos administrasi.
“Kalau tidak menggunakan surat pengantar dari desa, kemungkinan mereka membayar sejumlah uang. Itu artinya suap, sehingga terjadi pelanggaran berganda. Yakni pada suap dan menikahkan pasangan sejenis,” tambahnya.
Menurut Amidhan, pernikahan sejenis merupakan tindakan dosa besar. Untuk itu, dia mengimbau kepada para pelakunya untuk bertaubat dan kembali kepada jalan yang benar. Sementara surat-surat yang telah dikeluarkan KUA pada pernikahan sejenis itu, segera ditarik kembali agar tidak menimbulkan kemudaratan.

Melihat Dampak Banjir Sumbawa Barat

Banjir sudah merupakan masalah Tahunan yang hampir setiap tahun masyarakat taliwang selaluh dibeletin dengan masalah banjir,tentu hal ini berdampak pada masalah pesikoligis masyarakat serta kerugian material,harusnya bupati Ksb jangan terlaluh berkosentrasi pada prasarana penataan kota dimana banjir tahunan tidak bisa di tangguhlangi, Banjir taliwang jelas juga merugikan hampir semua kawasan sumbawa terutama transfortasi arus mudik masyarakat alas,utan,sumbawabesar,bima,dompu yg tinggal di kawasan KSB.
  • img1
  • img2
  • img3
  • img4
  • img5
  • img6
Dari berbagai macam jenis banjir, pada umumnya banjir memiliki berbagai akibat dan dampak negatif yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh bagi manusia.
1. Banjir dapat merusak sarana dan prasarana
Banjir dapat menghancurkan rumah, gedung, jembatan, jalan dan masih banyak lagi.
2. Banjir memutuskan jalur transportasi
Dampak paling umum dari banjir adalah memutuskan jalur transportasi darat. Akibat genangan air pada jalan yang cukup tinggi, motor, mobil atau bahkan truk puso / container tidak bisa melewati jalan tersebut. Selain motor dan mobil, lalu lintas kereta api pun dapat terganggu.
3. Banjir merusak dan bahkan menghilangkan peralatan, perlengkapan, harta benda lainnya atau bahkan jiwa manusia
Kerugian yang disebabkan banjir diantaranya adalah kerusakan benda, alat elektronik, mesin, surat-surat berharga (sertifikat, ijazah, dll), perlengkapan rumah tangga, rumah, gedung, dan yang paling berharga: jiwa manusia.
4. Banjir dapat mengakibatkan pemadaman listrik
Listrik sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Karena tingginya air / luapan banjir, listrik harus kita padamkan atau bahkan dipadamkan oleh pihak PLN. Bayangkan betapa terbatasnya aktifitas keseharian kita bila aliran listrik padam.
5. Banjir mengganggu aktivitas sehari-hari

Dengan adanya banjir, otomatis akan menganggu aktifitas sehari-hari. Sekolah terganggu, kerja terganggu, bersantai pun terganggu. Karena air banjir, semua aktifitas pun terganggu atau bahkan harus dihentikan untuk sementara waktu.
6. Banjir dapat mengganggu atau bahkan merusak perekonomian
Perekonomian terganggu karena banjir merendam sawah sehingga panen/ produksi padi terganggu, karena transportasi terputus bahan makanan yang diangkut oleh truk dapat membusuk atau mungkin membutuhkanbiaya tambahan karena harus mencari jalan alternatif walaupun lebih jauh, Produksi pabrik dihentikan sementara karena mesin produksi terendam air atau listrik dipadamkan sehingga mesin produksi tidak dapat dijalankan, dan masih banyak lagi sebab kerugian tidak berasal hanya dari rusaknya mesin tetapi juga bisa dari sisi terhambatnya / terganggunya produktifitas.
7. Banjir dapat mencemari lingkungan sekitar kita
Saat banjir datang tidak hanya air, tetapi juga membawa serta sampah, kotoran, limbah pabrik / kimia, minyak (oli, bensin, solar, minyak tanah, dsb), dan masih banyak lagi. Selain dapat mencemari sumber air bersih, banjir juga akan mengotori, halaman atau bahkan rumah kita sehingga menjadi tidak hiegienis.
8. Banjir dapat mendatangkan masalah / gangguan kesehatan (penyakit)
Banjir menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak bersih, sehingga nyamuk dan bibit kuman penyakit mudah berkembang biak. Selain itu umumnya makanan dan minuman yang sehat akan lebih susah ditemukan (terjadi kerawanan pangan) dan juga karena terlalu sering kena air maka dapat menyebabkan kondisi tubuh menurun.
9. Banjir dapat menyebabkan erosi atau bahkan longsor
Semakin deras air banjir, kemungkinan untuk mengiikis pinggiran aliran banjir akan semakin tinggi sehingga erosi atau bahkan longsor akan semakin mungkin terjadi.
10. Banjir dapat merubah, mengganggu, atau bahkan menghapus / menghilangkan masa depan,
Bila banjir melanda cukup lama atau cukup besar, seiring dengan bertambahnya pengalaman disaat banjir, roda kehidupan juga bisa dapat berubah dengan drastis. Kehilangan pekerjaan, kehilangan mata pencaharian, hutang yang semakin menumpuk, kesehatan yang terganggu, atau bahkan kehilangan jiwa. Kesemuanya itu dapat merubah masa depan seseorang, keluarga atau bahkan masyarakat, baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Banjir Kabupaten Sumbawa Barat

Sumbawa Barat - Banjir akibat hujan lebat yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumbawa Baat sejak dua hari terakhir menggenangi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) PLN Ranting Taliwang mengakibatkan listrik padam, sehingga Kota Taliwang dan sekitarnya gelap gulita. Kabag Humas dan Pusat Data Elektronik (PDE) Setda Kabupaten Sumbawa Barat Yahya Soud yang dihubungi dari Mataram, Selasa malam, mengatakan, sejak pagi PLTD Taliwang terendam banjir mengakibatkan terjadi pemadaman dan hingga kini Kota Taliwang masih gelap gulita. Selain itu sejumlah ruas jalan masih terendam banjir, sehingga lalu lintas terganggu dan sejumlah permukiman penduduk di Kota Taliwang hingga kini masih terendam air setinggi satu hingga satu setengah meter. Ia mengatakan, hujan lebat yang melanda sejumlah wilayah di Kota Taliwang (ibukota Kabupaten Sumbawa Barat) sejak Senin (7/1) mengakibatkan Brang (sungai) Rea meluap dan menggenangi permukiman warga di Kota Taliwang, ibu kota Sumbawa Barat. Di sejumlah titik, seperti di Karang Menala dan Kampung Bugis tinggi air mencapai satu meter dan cukup parah di Kampung Sampir, ketinggian air mencapai satu setengah meter. Namun hingga kini belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan akibat bencana alam tersebut. Banjir juga menggenangi kawasan Kemuter Telu Centre (KTC) atau kompleks kantor Bupati Sumbawa Barat. Ruangan di sejumlah kantor dimasuki air, namun kantor bupati dan kantor Setda setempat yang posisinya lebih tinggi tidak digenangi air. Kendati hujan masih turun hingga sekarang, banjir sudah mulai surut. Air yang melimpah dari Brang Rea sebagian mengalir ke Lebo (danau) Taliwang, sehingga kondisi di Kota Taliwang tidak terlalu parah seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Menurut Yahya, pemerintah telah menetapkan selama 60 hari mulai 3 Januari hingga 3 Maret sebagai banjir nasional, karena menurut prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan lebat merata terjadi di seluruh daerah di Indonesia. Kendati demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat bersama relawan dan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) terus siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya benjir yang lebih besar. "Kami menyiagakan sebanyak 100 orang relawan dan Tagana untuk membantu masyarakat jika terjadi banjir yang lebih besar. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir hebat,
Tiada Guna Pembangunan Kota atau prasarana Lain sementara Banjir sudah menjadi masalah tahunan Kab.sumbawabarat

PT.Nemont PHK 100 Karyawan

Sumbawa Barat:PT Newmont Nusa Tenggara akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 100 karyawannya. Presiden Direktur Newmont Nusa Tenggara, Martiono Hadianto dalam siaran pers di Jakarta, Rabu, mengatakan, kebijakan tersebut merupakan langkah terakhir menjamin kelangsungan operasi tambang dalam jangka panjang. "(PHK) ini langkah terakhir yang dengan berat hati kami lakukan karena sejumlah upaya efisiensi yang sebelumnya diakukan belum mencukupi untuk menjamin keberlangsungan jangka panjang operasi tambang Batu Hijau," kata Martiono, Rabu (3/10/2012). PHK tersebut akan mengurangi 100 dari 4000-an karyawan Newmont saat ini. Menurut dia, langkah PHK itu telah disampaikan kepada kementerian terkait. Martiono mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan beberapa langkah efisiensi, namun belum mencukupi. Antara lain menghilangkan sejumlah jasa kontraktor, mengurangi biaya penyediaan materi dan bahan tambang, serta biaya pendukung operasional lainnya. Ia juga mengatakan, tahun 2012 dan 2013 merupakan masa yang berat bagi perusahaan. "Dengan adanya penurunan kegiatan usaha pertambangan dunia pada umumnya, makin memperberat kegiatan usaha kami," ujarnya.
 

Free Software

Offical Blog

Open Profile